BODYSHAMING MENYEBABKAN DEPRESI DAN BAHKAN KEMATIAN

Banyak orang yang ingin memiliki badan yang sempurna dan wajah yang tampan. Apalagi ditambah dengan kritikan – kritikan  mengenai tubuh kita dari orang –orang disekeliling kita yang disebut dengan perilaku Body Shaming.  Meski lebih banyak dialami oleh wanita , tak sedikit juga para lelaki pernah menjadi korban loh.


Di zaman  sekarang sering kali kita berpatokan untuk melihat para artis dan para model memiliki badan yang sempurna, tubuh yang langsing bagi wanita dan badan yang kekar bagi pria, sehingga munculah Body Goals. Body Goals itulah yang menjadi standar bagi banyak orang untuk dibilang tampan dan cantik. sehingga memiliki badan yang langsing dan kekar merupakan idaman bagi banyak orang.  Sehingga tidak banyak orang yang beranggapan memiliki badan yang kurus dan gemuk tidak memiliki daya tarik dan berusaha lebih giat untuk mencapai standay yang dinamakan body goals tersebut.

Body Shaming merupakan bentuk dari tindakan mengomentari fisik, penampilan atau citra diri seseorang baik dilakukan oleh orang lain ataupun terhadap diri kita sendiri. Terdapat 2 jenis Body shaming yang pertama adalah Fat Shaming, hal itu merupakan komentar negatif terhadap orang yang memiliki badan gemuk atau plus size.  Yang kedua adalah thin shaming yaitu komentar negatif terhadap orang yang memiliki badan kurus. Terkadang aku sering mendengar celotehan dan melihat di media sosial yang memberikan kritikan mengenai body shaming, seperti contoh “ kok kamu jadi semakin kurus sih ? atau kok kamu jadi semakin gendut ? diet dong makanya,  tembeb banget pipi nya “. Terkadang kalimat tersebut menjadi hal yang membuat korban atau seseorang menjadi depresi atau kurang percaya diri sehingga beberapa orang bisa melakukan tindakan anoreksia (diet ketat).  


Seringkali kita gak sadar kalo kita telah melakukan bodyn shaming atau bahkan bersembunyi dibalik candaan dan ejekan karena si korban yang kesannya baperan. Padahal melakukan tindakan tersebut banyak menimbulkan dampak negatif, diantaranya membuat korban menjadi depresi, tidak percaya diri, membuat korban memiliki perilaku bulimia nervosa atau anoreksia dan lain – lain sebagainya. Fat shaming memiliki dampak yang besar bagi mental seseorang, karena menerima kritikan dan bullyan tersebut, maka korban akan merasa membenci dirinya sehinggi dia harus berusaha keras mengubah dirinya seperti yang dia inginkan. Mungkin banyak upaya yang korban lakukan untuk mengubah bentuk tubuhnya menjadi lebih baik lagi, yang mengkhwatirkan bila melakukan hal yang negatif seperti minum obat pelangsing, diet ketat dan lain sebagainya.

Beberapa artis mancanegara ternyata ada yang menjadi korban body shaming dari para fans dan publik. Salah satu contohnya adalah Demi Lovato. Siapa yang tidak tau penyanyi terkenal tersebut ? pada salah satu post Instagram tahun 2015 lalu, dia sempat memposting fotonya dengan caption “ Belajar mencintai tubuh kamu, akup pernah membenci tuubuhku tapi seseorang yang spesial membantu saya bagaimana cara mencintai tubuhku dan dia juga mencinatinya”.

Dari hal tersebut kita dapat belajar hal positif bahwa tampan atau cantik tidak mengenal ukuran, maka dari itu kita harus menyayangi diri kita sendiri. Namun bukan berarti kalian tidak  boleh mendapatkan bentuk badan yang diinginkan. Tapi berhentilah menyakiti diri kita sendiri dengan diet yang ketata dan salah atau tidak mengkonsumsi makanan yang dengan benar dan bergizi. Cukup dengan berolahraga dan mengatur pola makan yang benar dengan asupan gizi yang seimbang maka akan dapat membuat tubuh kita juga sehat loh dan terhindar dari berbagai macam penyakit.



Untuk kamu para Body Shamers mari sayangi diri kita sendiri karena tampan atau cantik itu tidak mengenal ukuran dan ketampanan atau kecantikan seseorang itu perlu dilihat tidak hanya dari bentuk saja namun dari dalam juga. Aku memiliki tips atau saran –saran untuk teman – teman supaya bisa berfikir positif mengenai hal body shaming tersebut yang telah dialami. Cara yang pertama adalah berfikir positif, tanamkan pikiran – pikiran positif tentang diri kamu. Kedua, kembangkan dan  lakukan sisi yang positif dari diri kamu seperti bakat atau hobi. Dan yang ketiga adalah jangan hiraukan komentar – komentar negatif mengenai diri kamu dan tetaplah bersyukur mengenai apa yang sudah kamu miliki dari pemberian Tuhan. Jadi hargailah dirimu sendiri dengan tidak menjelek-jelekan fisik orang lain, bahkan diri mu sendiri yahh. “ Stop Body Shaming dan Start to Love Yoursel”.  

Komentar

PSIKOLOGI

MANFAAT MENGERJAKAN BERBAGAI HAL DALAM 2 MENIT

BUKU PSIKOLOGI FAVORIT DI TAHUN 2019